Jumat, 20 November 2015

Harrods, Toko Arab Di Kampung Arab

Bergaya Dulu Di Depan Harrods

Namanya Harrods, sebuah department store  besar dan terkenal di London. Konon  luasnya 20.000 meter persegi dan terletak di Brompton Road, Knightsbridge - Royal Borought Of Kensington. Panjang dan rumit kan ?, sebut saja letaknya di Kampung Arab, London. Wilayah Knightsbridge dan sebagian besar wilayah lain di kota London memang isinya orang Arab semua. Mulai rumah, apartment, tempat hiburan dan tempat usaha hampir seluruhnya sudah dibeli orang Arab. Baca : Ngetest Arab Di Inggris


Mobil Pengunjung Harrods
Plat Nomornya Arab Semua - Penduduk Asli
Cukup Naik Bus, Kereta Atau Jalan Kaki

Harrods ini sudah ada sejak 1824. Sejak tahun 1985 dikuasai oleh Mohammed Al Fayed, seorang pengusaha Arab dari Mesir. Setelah itu tahun 2010 dijual ke Qatar Holdings atau keluarga Al-Thani yang diwakili oleh Sheikh Hammad bin Jassim bin Jabber Al-Thani tgl 8 May 2010. Nggak cuma Harrods saja yang terjual ke Arab.  Rumah, apartment, club sepak bola, tempat hiburan dan apa saja telah dibeli orang orang Arab. Termasuk Lady Diana yang terbeli hatinya oleh Dody Al-Fayed, anaknya Mohammed Al-Fayed.


Ini Baru Namanya Toko
Hanya Menjual Luxury Product
Pantas Harganya Selangit


Sebenarnya apa yang menarik dari Harrods ? Mari saya ajak anda masuk kedalam pertokoan terbesar di London ini. Sebelum masuk, saya harus memastikan dulu pakaian yang saya pakai cukup sopan, bersih dan gaya. Harrods ini memang terkenal sebagai tempat shoppingnya Royal Family dan orang orang terkenal dari segala penjuru dunia. Sehingga, punya aturan khusus bagi pengunjung dan dikenal sebagai Harrods Dress Code Policy. Jangan harap anda bisa masuk ke toko terbesar di Eropa ini kalau penampilan anda "Kere", pakai sandal jepit, kaos oblong, celana pendek dan rambut nge'Punk' ala Slanker.


Toko Roti
Anggap Saja Seperti Roti Hotel Bintang Lima
Karena Bungkusnya Lux, Harganya Juga Muahal

Saat pertama kali masuk ke Harrods sebenarnya saya deg degan juga karena hidung saya pesek dan wajah ndeso. Apalagi suami saya yang masuk kategori 'Susah Diajak Elite". Baca : Gara Gara Hidung Pesek. Tapi, setelah mencoba masuk dan nggak ada masalah apa apa, maka saya jadi bangga. Ternyata wajah ndeso seperti saya ini cukup disegani juga di Inggris. Maksudnya, disegani SATPAM.


Heran, Boneka Beruang Kayak Gini Kok
Bisa Laku Dijual Dengan Harga Dua Kali Lipat Ya

Ada 330 department, mulai makanan, minuman, pakaian dan sepatu pria / wanita, perlengkapan kecantikan dan lain lain.  Jumlah restaurant sekitar 30an besar dan kecil. Jelas bukan restaurant cepat saji semacam Mc Donald atau Pizza Hut. Ada juga tempat minum teh, tapi teh yang dijual beda dan namanya 'High Tea', Mungkin ditanam di tempat yang sangat tinggi sekali seperti di Bulan atau Planet Mars. Jadi wajar kalau harganya selangit.  


Yang Bikin Mahal Kayaknya Karena
Pegawainya Cantik Cantik Dan Pelayanannya Bagus
Apalagi Menguasai Banyak Bahasa

Sebenarnya semua yang dijual di Harrods sama saja seperti barang yang dipajang di pertokoan besar di Mall mall di Jakarta. Bedanya, barang yang di pajang di Harrods memang sengaja dikemas secara exclusive. Memang banyak juga luxury product yang dibuat secara terbatas dan buatan designer terkenal. Tetapi ada juga barang barang umum yang kayaknya sama saja dengan yang dijual ditoko toko diluar. Cuma harganya jadi terkerek naik dua kali lipat dibanding harga di toko toko lain.

Ngiler
Segan Beli Karena Di Toko Sebelah Harganya
Cuma Separuhnya
Selain barang buatan designer terkenal, ada juga hall khusus untuk mengenang Lady Di dan Dody Al-Fayed dan menjual pernak pernik memoribilia tentang kedua sejoli tersebut. Pingin tahu, berapa lama waktu yang diperlukan untuk keliling seluruh toko ? Hanya sekitar 10 menti saja. Suami saya tiba tiba pingin pulang karena 'Lady Di'nya mulai merengek minta dibelikan tas merah.

Sepi
Ada Satu Orang Saja Yang Sanggup Beli
Langsung Pay Out Bisa Bayar Gaji Karyawan


Ngitung Duit, Kok Nggak Cukup Ya
Kurangnya Buanyak Sekali



Ngiler Pingin Beli
Eh Malah Diajak Pulang


Keren, Model Sama, Satu Design Tapi Beda Warna
Nggak Dijual Di Tempat Lain


Keluar Dari Harrods Pura Puranya
Nunggu Sopir Roll Royce Njemput,
Eh Yang Berhenti Cuma Taxi


Roll Royce Nggak Kunjung Datang
Satpam Mulai Bosan Memperhatikan Saya
Akhirnya Cepat Cepat Menjauh Dan Jalan Kaki


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.